BAB 5 Manajemen Pergelaran Tari

A. Pengertian Manajemen Pergelaran Tari

           Pentingnya memahami masalah manajamen dalam pergelaran tari sama pentingnya ketika seniman mempersiapkan karya seni tari yang berkualitas. Karena dalam persoalan manajemen terdapat beberapa tahapan yang mampu membantu seniman untuk mempublikasikan karyanya pada apresiator. Selain memiliki nilai dan fungsi komersial, ada pula kegiatan manajemen pergelaran tari dilakukan seniman tari untuk mengefi siensikan berbagai persiapan agar kegiatan pergelaran tari dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

B. Prinsip-Prinsip Manajemen Pergelaran Tari

           Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, perlu dipahami terlebih dahulu beberapa prinsip-prinsip manajemen yang pada akhirnya akan diterapkan dalam kegiatan pergelaran tari. 

Berikut prinsip-prinsip manajemen.

  1. Prinsip Pembagian Kerja
  2. Prinsip Wewenang dan Tanggung Jawab
  3. Prinsip Tertib dan Disiplin
  4. Prinsip Kesatuan Komando
  5. Prinsip Keadilan dan Kejujuran

C. Fungsi Manajemen Pergelaran Tari

              Beberapa sumber menyebutkan tentang fungsi manajemen dalam sebuah organisasi atau kegiatan termasuk di antaranya untuk kegiatan pergelaran tari. Fungsi manajemen tersebut meliputi sebagai berikut. 

  1. Fungsi Perencanaan (Planning)
  2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing) 
  3. Fungsi Pergerakan (Actuating) 
  4. Fungsi Pengawasan (Controlling)

D. Pembentukan Panitia Pergelaran Tari

             Selain penari dan pemain musik terdapat peran lain yang sama pentingnya dengan posisi penari dan pemain musik. Peran tersebut adalah kepanitiaan pergelaran. Bagaimanapun konsep pergelaran dibuat, unsur kepanitiaan ini penting dimunculkan. Hal ini dikarenakan peran kepanitiaan ini memiliki andil sangat besar dalam menyukseskan kegiatan pertunjukan tari yang diselenggarakan. 

            Tugas dan tanggung jawab kepanitiaan pergelaran ini membantu mengatur setiap tahapan kegiatan pergelaran mulai dari tahapan awal, proses latihan, publikasi dan pemasaran pertunjukan, sampai pada pengaturan jalannya pertunjukan agar berjalan dengan sukses.

struktur kepanitiaan yang perlu disusun:

a. Tim Produksi

  1. Pimpinan Produksi 
  2. Sekretaris Produksi 
  3. Bendahara 
  4. Seksi Dokumentasi 
  5. Seksi Publikasi 
  6. Seksi Pendanaan 
  7. Tiketing

b. House Manajer

  1. Keamanan 
  2. Akomodasi 
  3. Konsumsi 
  4. Transportasi 
  5. Seksi Gedung

c. Tim Artistik

  1. Sutradara/Koreografer 
  2. PimpinanArtistik/Art Director 
  3. Stage Manajer 
  4. Penata Panggung/Scenery 
  5. Penata Cahaya 
  6. Penata Rias dan Busana 
  7. Penata Suara 
  8. Penata Musik/Sound
Back to top button