Info Terkini: Simulasi CBT UTBK SNBT & Ujian Mandiri Gratis di Kampus Impian   Mulai →

Bahasa Kias dan Citraan

Iklan

A Pengertian Bahasa Kias

Apa Itu Bahasa Kias?

Bahasa kias atau majas adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata kiasan (bukan makna sebenarnya) untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih indah, menarik, atau berkesan.

Bahasa kias sering digunakan dalam puisi, cerpen, novel, dan karya sastra lainnya untuk memperindah ungkapan dan memberikan efek tertentu kepada pembaca.

📌 Definisi:

Bahasa Kias (Majas) adalah penggunaan bahasa secara tidak langsung atau kiasan untuk menciptakan kesan tertentu, keindahan, atau penekanan makna.

Contoh Perbedaan:

Bahasa Biasa:

"Adikku sangat marah."

Bahasa Kias:

"Darah adikku mendidih."

(Majas Hiperbola - berlebihan)

B Jenis-Jenis Majas

Berikut adalah jenis-jenis majas yang sering muncul dalam soal TKA:

1

Simile (Perumpamaan)

Perbandingan menggunakan kata "seperti", "bagai", "laksana"

"Wajahnya cantik seperti bulan purnama."

"Hatinya keras bagai batu karang."

"Suaranya merdu laksana kicauan burung."

2

Metafora

Perbandingan langsung TANPA kata penghubung

"Dewi adalah bunga desa." (gadis tercantik)

"Kamu adalah matahariku." (penyemangat)

"Dia adalah bintang kelas." (siswa terpandai)

3

Personifikasi

Benda mati dianggap seperti manusia

"Angin berbisik di telingaku."

"Matahari tersenyum menyapa pagi."

"Daun-daun menari tertiup angin."

4

Hiperbola

Pernyataan yang berlebih-lebihan

"Aku sudah menunggumu seribu tahun."

"Suaranya menggelegar memecahkan langit."

"Air mataku membanjiri kamar."

5

Litotes

Pernyataan yang merendah/mengecilkan

"Silakan mampir ke gubuk kami." (padahal rumah mewah)

"Terimalah sedikit rezeki dari kami." (padahal banyak)

6

Ironi (Sindiran Halus)

Menyatakan kebalikan dari kenyataan

"Rajin sekali kamu, sudah jam 10 baru bangun!" (padahal malas)

"Bagus sekali nilaimu, dapat 30!" (padahal jelek)

C Pengertian Citraan

Apa Itu Citraan?

Citraan (imaji) adalah gambaran angan yang tercipta dalam benak pembaca ketika membaca suatu karya sastra. Citraan membuat pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan, atau mengalami apa yang digambarkan dalam teks.

📌 Definisi:

Citraan adalah penggunaan bahasa yang membangkitkan kesan inderawi (penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, perasa, gerak) dalam benak pembaca.

💡 Perbedaan Majas dan Citraan:

  • Majas = cara menyampaikan dengan kiasan
  • Citraan = kesan yang ditimbulkan pada indra pembaca

D Jenis-Jenis Citraan

Citraan dibagi berdasarkan jenis indra yang diaktifkan:

👁️

Citraan Penglihatan (Visual)

Menggugah indra penglihatan.

"Langit merah membara saat matahari terbenam."

👂

Citraan Pendengaran (Auditif)

Menggugah indra pendengaran.

"Gemericik air sungai terdengar merdu."

👃

Citraan Penciuman (Olfaktori)

Menggugah indra penciuman.

"Aroma melati semerbak memenuhi taman."

Citraan Perabaan (Taktil)

Menggugah indra peraba.

"Angin dingin menusuk tulang di malam itu."

👅

Citraan Perasa (Gustatori)

Menggugah indra perasa (lidah).

"Kehidupan terasa pahit getir baginya."

🏃

Citraan Gerak (Kinestetik)

Menggugah kesan gerakan.

"Ombak menari-nari di tepi pantai."

E Contoh Analisis Puisi

Bacalah puisi berikut!

Senja di Tepi Pantai

Matahari tersenyum di ufuk barat
Ombak bernyanyi menyapa tepi
Angin berbisik lirih di telingaku
Hangat pasir membelai kakiku
Aroma laut mengundang rindu

Hasil Analisis:

Kutipan Majas Citraan
"Matahari tersenyum" Personifikasi Penglihatan
"Ombak bernyanyi" Personifikasi Pendengaran
"Angin berbisik lirih" Personifikasi Pendengaran
"Hangat pasir membelai" Personifikasi Perabaan
"Aroma laut" - Penciuman

💡 Kesimpulan:

Puisi ini banyak menggunakan majas personifikasi (benda mati bertingkah seperti manusia) dan berbagai citraan (penglihatan, pendengaran, perabaan, penciuman) untuk menggambarkan suasana senja di pantai.

F Tips Mengerjakan Soal

Kenali Kata Kunci Simile

Jika ada "seperti", "bagai", "laksana" → Simile

Benda Mati Hidup = Personifikasi

Jika benda mati melakukan tindakan manusia → Personifikasi

Berlebihan = Hiperbola

Jika pernyataan sangat berlebihan → Hiperbola

Citraan = Indra

Tentukan indra mana yang diaktifkan oleh kalimat tersebut.

G Latihan Soal

1. "Wajahnya berseri-seri seperti bulan purnama." Majas apa yang digunakan?

Lihat Jawaban

Jawaban: Majas Simile (Perumpamaan)

Penjelasan: Ada kata "seperti" yang membandingkan wajah dengan bulan purnama.

2. "Angin pagi menyapa lembut rambutku." Majas dan citraan apa yang ada?

Lihat Jawaban

Jawaban:

  • Majas: Personifikasi (angin menyapa seperti manusia)
  • Citraan: Perabaan (lembut di rambut)

3. Apa perbedaan majas simile dan metafora?

Lihat Jawaban

Jawaban:

  • Simile menggunakan kata penghubung (seperti, bagai, laksana)
  • Metafora tidak menggunakan kata penghubung (langsung menyamakan)

4. "Suara gamelan terdengar merdu di kejauhan." Citraan apa yang digunakan?

Lihat Jawaban

Jawaban: Citraan Pendengaran (Auditif)

Penjelasan: Kata "terdengar" dan "suara" menggugah indra pendengaran.

5. Sebutkan 3 jenis majas dan berikan contohnya masing-masing!

Lihat Jawaban

Jawaban:

  • Simile: "Cahaya matanya seperti bintang."
  • Personifikasi: "Bulan mengintip dari balik awan."
  • Hiperbola: "Suaranya menggelegar memecah bumi."

Rangkuman

  • Majas: simile (seperti), metafora (langsung), personifikasi (benda hidup), hiperbola (berlebihan), litotes (merendah), ironi (sindiran).
  • Citraan: penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, perasa, gerak.
  • Simile menggunakan kata penghubung, metafora tidak.
  • Personifikasi: benda mati bertingkah seperti manusia.
Iklan
Bagikan materi ini:

Pelajari Materi Bahasa Indonesia Kelas 8 Lainnya:

  1. 1. Objek dan Latar dalam Teks
  2. 2. Unsur dan Nilai dalam Teks
  3. 3. Bahasa Kias dan Citraan sedang dibaca
  4. 4. Perbandingan Informasi Antarteks
Uji Pemahaman Materi

Uji Pemahaman Materi Ini di Simulasi CBT!

Kerjakan soal-soal latihan terkait topik ini lengkap dengan pembahasan dan timer ujian mirip UTBK SNBT sesungguhnya.

Mulai Latihan Soal →