Kurikulum 2013Kurikulum MerdekaPKN Kelas 7Rangkuman Materi Sekolah Lengkap

Rangkuman Bab 6 Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia PPKN Kelas 7

Rangkuman Bab 6 Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia – Berikut ini adalah ringkasan materi PPKN Bab 6 Kelas 7 Kurikulum 2013. Kita juga akan update materi-materi PPKn kelas 7 Kurikulum Merdeka. Materi PPKN Kelas 7 Yang mungkin kamu tertarik untuk membacanya.

  • Perjuangan berarti usaha secara sungguh-sungguh untuk mencapai sesuatu.
  • Perjuangan puncak menuju NKRI adalah ketika golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa Rengasdengklok.
  • Akhirnya golongan tua sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, dan segera menyusun naskah proklamasi.
  • Naskah tersebut diketik oleh Sayuti Melik.
  • Naskah proklamasi dibacakan oleh Ir.Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945, hari Jumat pukul 10.00 WIB, di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta.
  • Proklamasi Kemerderkaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna yang dapat ditelaah dari beberapa aspek yaitu:
    • Aspek Hukum
    • Aspek Historis
    • Aspek Sosiologis
    • Aspek Kultural
    • Aspek Politis
    • Aspek Spiritual
  • Pasal 18, 18A, 18B menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara kesatuan dengan sistem pemerintahan daerah yang berasaskan desentralisasi, dekosentrasi, dan tugas pembantuan.
  • MPR menyatakan ada 7 (tujuh) prinsip yang menjadi paradigma dan arah politik pasal 18, 18A dan 18B yaitu:
    • Prinsip daerah mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.
    • Prinsip menjalankan otonomi seluas-luasnya.
    • Prinsip kekhususan dan keragaman daerah.
    • Prinsip mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya.
    • Prinsip mengakui dan menghormati pemerintah daerah yang bersifat khusus dan istimewa.
    • Prinsip badan perwakilan dipilih langsung dalam suatu pemilihan umum.
    • Prinsip hubungan pusat dan daerah dilaksanakan secara selaras dan adil.
  • Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan rakyat di seluruh wilayah Indonesia.
  • Kedatangan bangsa Portugis, Belanda, dan Jepang yang diteruskan dengan penjajahan, mendapat perlawanan dari bangsa Indonesia.
  • Beberapa contoh perlawanan ketika jaman Portugis:
    • Perlawanan Rakyat Maluku dipimpin oleh Sultan Harun
    • Perlawanan Rakyat Demak dipimpin oleh Pati Unus
    • Perlawanan Sunda Kelapa dipimpin oleh Falatehan
  • Beberapa contoh perlawanan ketika jaman Belanda:
    • Perlawanan Rakyat Aceh dipimpin oleh Tjut Nyak Dien, Teukur Umar, Panglima Polem, dan lainnya.
    • Perlawanan Rakyat di Sumatera Utara dipimpim oleh Raja Sisingamangaraja XII.
    • Perlawanan Rakyat di Jawa dipimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Agung, dan Pangeran Diponegoro.
    • Perlawanan Rakyat di Kalimantan dipimpin oleh Pangeran Antasari.
    • Perlawanan Rakyat di Sulawesi dipimpin oleh Sultan Hassanudin.
    • Perlawanan Rakyat di Maluku dipimpin oleh Pattimura.
    • Perlawanan Rakyat di Bali dipimpin oleh I Gusti Ketut Jelantik.
  • Perjuangan merebut kemerdekaan kemudian mengalami perubahan strategi setelah kebangkitan nasional pada tahun 1908.
  • Dari yang bersifat kedaerahan menjadi bersifat nasional.
  • Contoh organisasi yang terbentuk seperti:
    • Jong Minahasa
    • Jong Islamiten Bond
    • Jong Ambon
    • Boedi Oetomo
    • Sarekat Islam
    • Partai Nasional Indonesia dan sebagainya.
  • 2. Peran Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia Saat Ini.
  • Peran daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia antara lain:
    • Mempertahankan bentuk dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pendapatan masyarakat.
    • Memajukan bangsa melalui inovasi dan kreativitas aparatur sipil negara di daerah.
    • Melaksanakan pembangunan nasional.
    • Mengembangkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang demokratis.
    • Mempertahankan bentuk dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tertuang dalam pasal 37 ayat (5) UUD 1945 yang berbunyi : “Khusus mengenai bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan.”
  • Pasal lain yang perlu diperhatikan adalah pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang berbunyi : “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”
  • Maksud dari “dikuasai” adalah negara memiliki kekuasaan untuk mengatur bumi dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya.
  • Kekuasaan ini dimaksudkan agar kemakmuran rakyat benar-benar tercapai.
  • Daerah memiliki peranan penting dalam kemerdekaan Indonesia, nilai nilai yang terkandung antara lain:
    • Perjuangan melawan penjajah oleh daerah memiliki arah dan tujuan yang sama.
    • Tokoh pejuang daerah merupakan tokoh pejuang bangsa Indonesia.
    • Persatuan dan kesatuan telah terbukti menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia.
    • Sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.
  • Peranan daerah pada saat ini adalah menunjukan nilai nilai sebagai berikut:
    • Kemajuan daerah akan lebih cepat tercapai apabila bangsa Indonesia memiliki nilai persatuan dan kesatuan.
    • Kemakmuran bersama merupakan tujuan masyarakat Indonesia.
    • Kekayaan alam merupakan milik seluruh bangsa Indonesia.
    • Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama tanpa membeda-bedakan asal daerah.

Kamu juga dapat mengakses seluruh materi PPKn kelas 7 gratis di Kampusimpian.com. Akses juga Rangkuman Materi Sekolah kelas 7 SMP/MTS Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Semoga bermanfaat ya ringkasannya, jangan lupa share ke teman-temanmu juga ya.

Back to top button