close

Ringkasan Enzim Metabolisme | Biologi Kelas 12

Berikut ini kami bagikan Rangkuman Materi Biologi Kelas 12 Semester 1 Bab 2 yang membahas tentang Enzim Metabolisme.Tujuan dari rangkuman ini untuk membantu siswa mengingat dan memahami pokok-pokok penting dari materi pelajaran.

Apa Itu Enzim?

kVEg29hQFHu oLc8tTTRVHARuV7UbSl7yGMfBxfG7k6H

Enzim adalah biomolekul yang berfungsi sebagai katalis dalam suatu reaksi kimia organik. Enzim biasanya berupa protein yang memiliki sifat spesifik dan hanya dapat mempercepat reaksi tertentu dengan substrat tertentu. 

Enzim bekerja dengan cara mengubah substrat menjadi produk dengan energi aktivasi yang lebih rendah. Enzim juga memiliki beberapa sifat penting, seperti kekhususan, daya katalitik yang tinggi, dapat digunakan berulang kali, dapat diatur aktivitasnya, memiliki situs aktif, dan terdiri dari apoenzim dan kofaktor. 

Enzim memiliki peran penting dalam metabolisme tubuh manusia dan organisme hidup lainnya, serta digunakan dalam berbagai industri untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produk.

Struktur Enzim

  1. Enzim adalah biomolekul yang berfungsi sebagai katalis dalam reaksi kimia organik.
  2. Enzim umumnya berupa protein yang memiliki sifat spesifik dan hanya dapat mempercepat reaksi tertentu dengan substrat tertentu.
  3. Enzim memiliki beberapa sifat penting, seperti kekhususan, daya katalitik yang tinggi, dapat digunakan berulang kali, dapat diatur aktivitasnya, memiliki situs aktif, dan terdiri dari apoenzim dan kofaktor.
  4. Struktur enzim terdiri dari dua komponen: apoenzim (struktur protein dominan) dan kofaktor (struktur nonprotein yang diperlukan untuk membantu proses reaksi). Kofaktor dapat berupa ion logam atau koenzim (molekul organik atau vitamin).
  5. Gabungan antara apoenzim dan kofaktor disebut holoenzim.
  6. Situs aktif adalah bagian pada struktur enzim yang berikatan dengan substrat, sehingga memungkinkan enzim untuk mempercepat reaksi dengan menurunkan energi aktivasi.
  7. Enzim memiliki empat tingkatan struktur yaitu primer, sekunder, tersier, dan kuartener.
  8. Enzim memiliki sifat-sifat seperti mudah rusak (terdenaturasi), bekerja cepat, mempercepat reaksi, bekerja selektif dan spesifik, diperlukan dalam jumlah sedikit, bersifat bolak-balik (reversible), tidak ikut bereaksi secara kimia, dan kerjanya dapat dipengaruhi oleh faktor luar atau lingkungan.

Sifat-Sifat Enzim

  • Enzim adalah katalisator dalam reaksi kimia organik
  • Enzim bersifat selektif dan spesifik, hanya mempercepat reaksi tertentu dengan substrat tertentu
  • Enzim memiliki sifat bolak-balik, mempercepat reaksi ke arah yang berlawanan
  • Enzim tersusun atas protein dan memiliki sifat-sifat protein seperti mudah rusak (terdenaturasi), bekerja cepat, mempercepat reaksi, bekerja selektif dan spesifik, diperlukan dalam jumlah sedikit, reversible (bolak-balik), tidak ikut bereaksi, dan kerjanya dipengaruhi oleh faktor luar/lingkungan seperti suhu dan pH
  • Enzim dapat digunakan berulang kali tanpa terkonsumsi dalam reaksi
  • Enzim memiliki situs aktif sebagai tempat substrat berikatan dan reaksi terjadi
  • Enzim dapat diatur aktivitasnya oleh faktor-faktor seperti suhu, pH, dan keberadaan inhibitor
  • Enzim dapat terdenaturasi atau rusak oleh suhu dan pH yang ekstrem
  • Enzim memiliki daya katalitik yang tinggi, dapat meningkatkan laju reaksi hingga jutaan kali lipat

Cara Kerja Enzim

  • Cara kerja enzim adalah dengan mengubah bentuk substrat menjadi produk melalui reaksi kimia organik yang memerlukan energi aktivasi yang lebih rendah.
  • Enzim hanya dapat mengkatalisis reaksi tertentu atau hanya dapat bekerja pada satu jenis substrat.
  • Enzim bekerja secara selektif dan spesifik, artinya hanya dapat mempercepat reaksi tertentu dengan substrat tertentu.
  • Enzim memiliki dua teori mengenai cara kerjanya, yaitu teori gembok dan kunci (lock and key) dan teori kecocokan terinduksi (induced fit).
  • Menurut teori gembok dan kunci, suatu enzim hanya bekerja untuk satu jenis substrat saja yang akan berikatan pada sisi aktif.
  • Sedangkan menurut teori kecocokan terinduksi, kofaktor atau aktivator enzim akan berikatan dengan sisi alosterik dengan cara mengubah bentuk sisi aktif enzim agar dapat mengikat substrat tertentu.
  • Enzim juga dapat dihambat oleh zat tertentu dan dapat digunakan kembali untuk mengkatalisis reaksi lainnya.

Faktor Yang Mempengaruhi Kerja Enzim

  • Cara kerja enzim adalah dengan mengubah bentuk substrat menjadi produk melalui reaksi kimia organik yang memerlukan energi aktivasi yang lebih rendah.
  • Enzim hanya dapat mengkatalisis reaksi tertentu atau hanya dapat bekerja pada satu jenis substrat.
  • Enzim bekerja secara selektif dan spesifik, artinya hanya dapat mempercepat reaksi tertentu dengan substrat tertentu.
  • Enzim memiliki dua teori mengenai cara kerjanya, yaitu teori gembok dan kunci (lock and key) dan teori kecocokan terinduksi (induced fit).
  • Menurut teori gembok dan kunci, suatu enzim hanya bekerja untuk satu jenis substrat saja yang akan berikatan pada sisi aktif.
  • Sedangkan menurut teori kecocokan terinduksi, kofaktor atau aktivator enzim akan berikatan dengan sisi alosterik dengan cara mengubah bentuk sisi aktif enzim agar dapat mengikat substrat tertentu.
  • Enzim juga dapat dihambat oleh zat tertentu dan dapat digunakan kembali untuk mengkatalisis reaksi lainnya.

Macam-Macam Enzim Dan Fungsinya

  1. Amilase: Enzim amilase diproduksi di kelenjar liur, pankreas, dan usus halus. Fungsinya adalah memecah zat pati atau karbohidrat menjadi gula (glukosa).
  2. Lipase: Enzim lipase memiliki tugas memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Organ tubuh yang berperan dalam menghasilkan enzim ini adalah pankreas dan lambung. Enzim lipase juga ditemukan di dalam ASI, fungsinya untuk membantu bayi mencerna molekul lemak saat menyusu.
  3. Maltase: Enzim ini diproduksi oleh usus halus dan memiliki fungsi untuk menghancurkan maltosa, yaitu zat gula yang banyak ditemukan dalam biji-bijian dan pati.
  4. Laktase: Enzim laktase berperan dalam mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Laktosa adalah gula yang terdapat dalam susu dan produk susu.
  5. Sukrase: Enzim sukrase berfungsi untuk mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Sukrosa adalah gula yang ditemukan dalam makanan manis seperti gula pasir.
  6. Paptidase: Enzim peptidase berperan dalam mengubah polipeptida menjadi asam amino. Polipeptida adalah rantai panjang asam amino yang terdapat dalam protein.

Saya telah menyusun kembali teks agar lebih ringkas dan mudah dipahami, serta tetap menjaga informasi penting tentang enzim-enzim yang berperan dalam proses pencernaan dan pemecahan zat-zat tertentu.

Materi Biologi Lainnya

Back to top button

Pemblokir Iklan Terdeteksi

Silakan untuk Menonaktifkan Adblocker ya, agar bisa mengakses semua layanan ini secara gratis!