Materi TKA SD/MI

Respons Emosional

Memahami dan mengekspresikan perasaan terhadap teks fiksi

Daftar Isi

A Pengertian Respons Emosional

Apa Itu Respons Emosional?

Respons emosional adalah reaksi perasaan atau emosi yang muncul saat kita membaca atau mendengarkan cerita. Setiap pembaca bisa memiliki perasaan yang berbeda-beda terhadap cerita yang sama.

📌 Definisi:

Respons Emosional adalah tanggapan perasaan atau emosi pembaca terhadap unsur-unsur dalam teks fiksi.

Mengapa Respons Emosional Penting?

Memahami Pesan

Membantu memahami pesan yang ingin disampaikan penulis

Mengembangkan Empati

Melatih kemampuan merasakan perasaan orang lain

Menilai Cerita

Dapat menilai apakah cerita menarik atau tidak

Meningkatkan Apresiasi

Lebih menghargai karya sastra

B Jenis-Jenis Emosi

Saat membaca cerita, kita bisa merasakan berbagai emosi. Berikut adalah emosi-emosi yang sering muncul:

Bahagia/Senang

Perasaan gembira dan puas

Contoh situasi: Tokoh berhasil mencapai cita-cita, akhir bahagia

Sedih/Terharu

Perasaan duka dan kasihan

Contoh situasi: Tokoh kehilangan orang terkasih, perpisahan

Marah/Kesal

Perasaan tidak suka dan jengkel

Contoh situasi: Tokoh jahat berbuat curang, ketidakadilan

Takut/Tegang

Perasaan khawatir dan cemas

Contoh situasi: Tokoh dalam bahaya, suasana mencekam

Kagum/Takjub

Perasaan terkesan dan terpesona

Contoh situasi: Keberanian tokoh, keindahan latar

Penasaran

Ingin tahu kelanjutan cerita

Contoh situasi: Misteri belum terpecahkan, alur menegangkan

C Unsur Pemicu Emosi

Beberapa unsur dalam cerita dapat memicu munculnya emosi tertentu:

1
Tokoh dan Wataknya

Sifat dan tindakan tokoh mempengaruhi emosi kita

Contoh:

• Tokoh baik yang tertindas → sedih/kasihan

• Tokoh jahat yang licik → marah/kesal

2
Alur dan Konflik

Jalannya cerita dan masalah yang terjadi

Contoh:

• Alur menegangkan → tegang/penasaran

• Akhir bahagia → senang/lega

3
Latar dan Suasana

Tempat, waktu, dan suasana cerita

Contoh:

• Latar hutan gelap malam hari → takut/mencekam

• Latar pesta pernikahan → bahagia/meriah

4
Bahasa dan Gaya Penulis

Cara penulis menyampaikan cerita

Contoh:

• Bahasa indah dan puitis → kagum/terpesona

• Bahasa lucu dan ringan → terhibur/gembira

D Cara Mengekspresikan Respons Emosional

Kita bisa mengungkapkan perasaan terhadap cerita dengan berbagai cara:

1
Menceritakan Perasaan

Ungkapkan dengan kata-kata apa yang kamu rasakan.

"Saya sedih saat membaca tokoh utama berpisah dengan sahabatnya."

2
Menjelaskan Alasannya

Jelaskan bagian cerita yang membuat kamu merasakan emosi tersebut.

"Saya kagum dengan keberanian tokoh karena ia berani melawan raksasa meskipun tubuhnya kecil."

3
Memberikan Pendapat

Sampaikan pandangan atau penilaian kamu tentang cerita.

"Menurut saya, cerita ini sangat menyentuh hati karena mengajarkan pentingnya persahabatan."

4
Membandingkan dengan Pengalaman

Hubungkan dengan pengalaman atau perasaan pribadi.

"Saya pernah merasakan hal yang sama ketika kehilangan hewan peliharaan."

5
Menulis Tanggapan

Tulis review atau tanggapan tertulis tentang cerita.

"Cerita ini menarik dengan alur yang tidak terduga. Ending-nya membuat saya sangat bahagia."

E Contoh Respons Emosional

Bacalah kutipan cerita berikut!

Si Kancil berlari sekencang-kencangnya. Napasnya tersengal-sengal. Di belakangnya, harimau yang garang terus mengejar. Kancil tahu ia tidak bisa lari lebih cepat lagi. Ia harus berpikir cepat atau ia akan ditangkap. Tiba-tiba, ia melihat sebuah gua kecil di balik semak-semak. Dengan cepat, ia bersembunyi di sana. Harimau berlari melewati gua tanpa menyadarinya.

Contoh Respons Emosional dari Berbagai Pembaca:

Respons 1: Tegang/Takut

"Saya merasa tegang saat membaca kancil dikejar harimau. Saya khawatir kancil akan tertangkap. Hati saya deg-degan!"

Respons 2: Lega/Senang

"Saya lega saat kancil berhasil menemukan gua dan bersembunyi. Untung harimau tidak melihatnya! Saya senang kancil selamat."

Respons 3: Kagum

"Saya kagum dengan kecerdasan kancil. Meskipun tidak bisa lari cepat, ia tetap bisa menyelamatkan diri dengan berpikir cepat."

Respons 4: Penasaran

"Saya penasaran, apa yang akan dilakukan kancil selanjutnya? Apakah harimau akan kembali? Saya ingin terus membaca!"

💡 Catatan:

Setiap orang bisa memiliki respons emosional yang berbeda terhadap cerita yang sama. Tidak ada respons yang benar atau salah!

F Latihan Soal

1. Apa yang dimaksud dengan respons emosional?

Lihat Jawaban

Jawaban: Respons emosional adalah tanggapan perasaan atau emosi pembaca terhadap unsur-unsur dalam teks fiksi.

Penjelasan: Ini adalah reaksi perasaan yang muncul saat membaca cerita, seperti senang, sedih, marah, takut, dll.

2. Bacalah kutipan berikut!

"Andi memenangkan lomba lari tingkat nasional. Ia sangat bahagia karena telah mewujudkan impiannya. Orang tuanya menangis haru melihat kesuksesan anaknya."

Emosi apa yang mungkin kamu rasakan saat membaca kutipan ini?

Lihat Contoh Jawaban

Contoh Jawaban:

  • Bahagia/Senang - karena Andi berhasil
  • Terharu - melihat orang tua yang bangga
  • Kagum - terhadap perjuangan Andi

(Jawaban bisa bervariasi tergantung perasaan masing-masing)

3. Sebutkan 4 unsur dalam cerita yang dapat memicu emosi!

Lihat Jawaban

Jawaban:

  • Tokoh dan wataknya
  • Alur dan konflik cerita
  • Latar dan suasana
  • Bahasa dan gaya penulis

4. Buatlah respons emosional terhadap situasi berikut!

"Seorang anak kecil kehilangan anjing peliharaannya yang sudah menemaninya sejak kecil. Ia mencari ke mana-mana tetapi tidak menemukannya."

Lihat Contoh Jawaban

Contoh Respons:

"Saya merasa sedih dan kasihan kepada anak itu. Saya dapat membayangkan betapa kehilangan hewan peliharaan yang sudah lama menemani pasti sangat menyakitkan. Saya berharap anjingnya bisa ditemukan kembali."

5. Mengapa respons emosional penting dalam membaca cerita?

Lihat Jawaban

Jawaban:

Respons emosional penting karena:

  • Membantu memahami pesan dari penulis
  • Mengembangkan empati terhadap orang lain
  • Dapat menilai kualitas cerita
  • Meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra

Rangkuman

Materi Sebelumnya Kembali ke Daftar Materi