Materi TKA SD/MI

Ungkapan dalam Teks

Memahami ungkapan dan idiom dalam bahasa Indonesia

Daftar Isi

A Pengertian Ungkapan

Apa Itu Ungkapan?

Ungkapan atau idiom adalah kelompok kata yang memiliki makna khusus, berbeda dengan makna sebenarnya. Ungkapan tidak dapat diartikan secara harfiah (kata per kata).

📌 Definisi:

Ungkapan adalah gabungan kata yang maknanya tidak sama dengan makna kata-kata penyusunnya.

Contoh Sederhana:

Ungkapan: "Panjang tangan"

Bukan berarti: Tangannya panjang secara fisik

Artinya: Suka mencuri atau mengambil barang orang lain

Ungkapan: "Buah tangan"

Bukan berarti: Buah yang ada di tangan

Artinya: Oleh-oleh atau hadiah

B Jenis-Jenis Ungkapan

1
Ungkapan Tentang Sifat

Ringan tangan = Suka menolong

Keras kepala = Tidak mau mendengar nasihat

Rendah hati = Tidak sombong

2
Ungkapan Tentang Perasaan

Patah hati = Sangat sedih karena cinta

Besar kepala = Sombong

Berat hati = Tidak rela atau tidak mau

3
Ungkapan Tentang Keadaan

Naik daun = Terkenal atau populer

Turun tangan = Ikut membantu menyelesaikan masalah

Angkat kaki = Pergi atau pulang

4
Ungkapan Tentang Uang/Harta

Kantong tebal = Kaya raya

Uang kopi = Uang tip atau uang terima kasih

Buang uang = Membuang-buang uang tanpa manfaat

C Cara Memahami Ungkapan

1
Jangan Artikan Kata per Kata

Ungkapan memiliki makna khusus yang berbeda dari makna harfiah kata-katanya.

2
Perhatikan Konteks Kalimat

Lihat kalimat sebelum dan sesudahnya untuk memahami maksud ungkapan.

3
Cari Makna Kiasannya

Pikirkan makna yang masuk akal dalam konteks cerita.

4
Perbanyak Membaca

Semakin banyak membaca, semakin banyak ungkapan yang kamu kenal.

5
Hafalkan Ungkapan Umum

Pelajari ungkapan-ungkapan yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

D Ungkapan Populer

Berikut adalah ungkapan-ungkapan yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia:

Kambing hitam

Orang yang disalahkan

Muka tebal

Tidak tahu malu

Kepala dingin

Tenang dalam menghadapi masalah

Harga mati

Harga yang tidak bisa ditawar

Anak emas

Anak kesayangan

Tutup mata

Pura-pura tidak tahu

Cuci tangan

Tidak mau bertanggung jawab

Banting tulang

Bekerja keras

Dongkrak harga

Menaikkan harga

Gelap mata

Hilang akal sehat karena marah

E Contoh dalam Kalimat

Budi selalu ringan tangan membantu teman-temannya.

→ Artinya: Budi suka menolong teman-temannya

Ayah harus banting tulang untuk menghidupi keluarga.

→ Artinya: Ayah bekerja sangat keras untuk keluarga

Doni menjadi kambing hitam atas kejadian itu.

→ Artinya: Doni disalahkan atas kejadian itu

Ibu membeli buah tangan untuk nenek di desa.

→ Artinya: Ibu membeli oleh-oleh untuk nenek

Kakak patah hati karena gagal dalam lomba.

→ Artinya: Kakak sangat sedih karena gagal

💡 Tips:

Saat membaca atau mendengar ungkapan, jangan langsung bingung! Coba pahami dari konteks kalimatnya, lalu pikirkan makna yang masuk akal.

F Latihan Soal

1. Apa arti ungkapan "keras kepala"?

a) Kepalanya keras seperti batu

b) Tidak mau mendengar nasihat

c) Pintar dan cerdas

d) Suka membenturkan kepala

Lihat Jawaban

Jawaban: b) Tidak mau mendengar nasihat

Penjelasan: "Keras kepala" adalah ungkapan untuk orang yang sulit dinasihati atau tidak mau menurut.

2. "Ayah membawa buah tangan dari Jakarta." Apa maksud kalimat tersebut?

Lihat Jawaban

Jawaban: Ayah membawa oleh-oleh dari Jakarta

Penjelasan: "Buah tangan" artinya oleh-oleh atau hadiah yang dibawa saat berkunjung.

3. Pasangkan ungkapan dengan artinya yang benar!

a) Ringan tangan → ...

b) Panjang tangan → ...

c) Angkat kaki → ...

Lihat Jawaban

Jawaban:

  • a) Ringan tangan → Suka menolong
  • b) Panjang tangan → Suka mencuri
  • c) Angkat kaki → Pergi/pulang

4. Buatlah kalimat menggunakan ungkapan "kepala dingin"!

Lihat Contoh Jawaban

Contoh Jawaban:

"Meskipun sedang marah, Ibu tetap berkepala dingin menghadapi masalah itu."

(Jawaban siswa bisa bervariasi selama menggunakan ungkapan dengan benar)

5. Jelaskan perbedaan antara "ringan tangan" dan "panjang tangan"!

Lihat Jawaban

Jawaban:

Ringan tangan: Suka menolong orang lain (sifat positif)

Panjang tangan: Suka mencuri atau mengambil barang orang lain (sifat negatif)

Kedua ungkapan ini kebalikan. Satu baik, satu buruk.

Rangkuman

Materi Sebelumnya Materi Selanjutnya