close

Kisi-Kisi Resmi Soal TKA Bahasa Inggris SMA/MA 2026

Kalau kamu duduk di bangku SMA atau MA, TKA tentu jadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan. Tes Kemampuan Akademik ini dipakai untuk melihat sejauh mana kemampuan akademik yang kamu bangun selama sekolah.

Bahasa Inggris termasuk mata pelajaran wajib yang diujikan. Supaya siswa dan guru punya arah belajar yang jelas, Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen sudah merilis kerangka asesmen resminya.

Kabar baiknya, TKA Bahasa Inggris bukan tes yang berisi hafalan rumus tenses semata. Fokusnya ada pada kemampuan membaca aktif dan berpikir kritis lewat berbagai jenis bacaan. Di artikel ini, kita bahas kisi-kisi, jenis teks, level kompetensi, bentuk soal, sampai strategi belajarnya.

Apa yang Diukur dalam TKA Bahasa Inggris SMA/MA?

Menurut kerangka Pusmendik, TKA Bahasa Inggris mengukur keterampilan membaca (reading skills) dari berbagai teks berbahasa Inggris. Konteks teksnya bisa berupa komunikasi sehari-hari (daily communication), dunia kerja atau vokasional (workplace context), sampai teks akademik dasar.

Materinya disusun dari irisan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Jadi, topik yang muncul umumnya dekat dengan materi sekolah dan penggunaan bahasa Inggris di kehidupan nyata, bukan istilah teknis yang terlalu asing.

Yang dinilai bukan cuma seberapa banyak kosakata yang kamu hafal. Kamu juga perlu bisa memahami informasi, menangkap makna tersirat, dan menilai argumen penulis.

Baca Juga: Kisi Kisi Resmi Materi TKA Matematika SMA Tingkat Lanjut

Seberapa Sulit Teksnya? Kenali Level CEFR B1 dan A2

Tingkat kesulitan bacaan TKA Bahasa Inggris mengacu pada Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Target utamanya adalah level B1 atau intermediate, dengan teks level A2 atau elementary untuk menyesuaikan variasi kemampuan peserta.

Berikut gambaran teks yang kemungkinan kamu temui saat ujian.

Karakteristik Teks Level B1

  • Panjang bacaan: Sekitar 250–350 kata.
  • Kosakata: Menggunakan kosakata umum berfrekuensi tinggi hingga sekitar 3.000 kata.
  • Struktur kalimat: Gabungan kalimat sederhana (simple sentences) dan kalimat majemuk kompleks (complex sentences).
  • Konteks: Pengalaman pribadi, isu umum, dunia kerja, atau teks akademik pengantar yang menguji pemahaman ide utama dan alur logika.

Karakteristik Teks Level A2

  • Panjang bacaan: Lebih singkat, sekitar 200–300 kata.
  • Kosakata: Kosakata umum hingga sekitar 2.000 kata dasar.
  • Struktur kalimat: Kalimat sederhana dengan beberapa kalimat majemuk setara (compound sentences).
  • Konteks: Situasi sehari-hari dan vokasional yang konkret serta dekat dengan pengalaman siswa.

Jenis Teks yang Bisa Muncul di TKA Bahasa Inggris

Kita membaca banyak jenis teks setiap hari, dari cerita sampai petunjuk dalam bentuk poster. Dalam kerangka Pusmendik, ada lima jenis teks utama serta teks visual atau multimodal yang perlu kamu kenali.

Jenis Teks Fokus dan Tujuan Contoh Topik
Descriptive Menggambarkan objek, tempat, atau fenomena secara rinci Keindahan alam Indonesia, cagar budaya, profil satwa langka
Recount Menceritakan kembali peristiwa masa lalu secara urut Pengalaman magang, perjalanan edukatif, kegiatan sekolah
Narrative Menghibur lewat cerita fiksi atau legenda Cerita rakyat dengan konflik dan pesan moral
Procedure Memberi langkah-langkah untuk melakukan sesuatu Panduan proyek, petunjuk kerja, tata tertib kegiatan
Analytical Exposition Menyampaikan argumen logis tentang sebuah isu Media sosial, lingkungan, dan literasi digital
Teks Multimodal/Infografik Memadukan tulisan dan elemen visual Poster belajar, infografik perpustakaan, bagan alur kerja

Adanya infografik berarti kamu juga perlu melatih literasi visual: membaca informasi ringkas dari poster, bagan, atau tabel berbahasa Inggris.

Tiga Level Kompetensi yang Diukur

Setiap soal menguji kemampuan membaca yang berbeda. Secara umum, kompetensinya dibagi menjadi tiga level berikut.

1. Pemahaman Tekstual (Textual Comprehension)

Di level ini, kamu mencari dan mengolah informasi yang tertulis langsung (explicit information) di dalam teks.

  • Menemukan informasi: mencari fakta, angka, nama, atau kegiatan yang tertulis jelas.
  • Mengklasifikasi: mengelompokkan orang, benda, tempat, atau aktivitas berdasarkan kategori tertentu.
  • Membuat kerangka (outlining): menyusun ide utama menjadi bagan atau urutan yang tepat.
  • Meringkas (summarizing): mengambil inti bacaan secara singkat dan padat.
  • Mensintesis: menghubungkan informasi dari beberapa paragraf atau sumber untuk memahami topik secara utuh.

2. Pemahaman Inferensial (Inferential Comprehension)

Level ini mengajakmu membaca “di balik baris kata” (reading between the lines). Artinya, kamu menarik kesimpulan dari petunjuk yang ada di teks.

  • Menyimpulkan ide pokok dan tujuan teks: menentukan tema, sasaran pembaca, tujuan penulis, atau pesan tersirat.
  • Menyimpulkan detail pendukung: menentukan informasi tambahan yang relevan agar tulisan lebih kuat atau lengkap.
  • Menyimpulkan urutan kejadian: memperkirakan peristiwa berikutnya atau urutan yang tidak ditulis secara langsung.
  • Menyimpulkan perbandingan: menemukan persamaan (similarities) dan perbedaan (differences).
  • Menyimpulkan sebab-akibat: menghubungkan penyebab dengan dampaknya.
  • Menyimpulkan karakter tokoh: mengenali sifat atau motivasi tokoh dari ucapan dan tindakannya.
  • Memprediksi alur: memperkirakan kelanjutan cerita dari bagian yang sudah dibaca.

3. Evaluasi dan Apresiasi (Evaluation and Appreciation)

Ini adalah level membaca kritis. Kamu diminta menilai kualitas isi teks dan menanggapi pesannya.

  • Menilai realitas atau fantasi: membedakan hal yang masuk akal terjadi di dunia nyata dengan unsur imajinatif atau mitos.
  • Menilai fakta atau opini: melihat apakah pernyataan penulis didukung bukti (evidence) atau hanya pendapat.
  • Menilai validitas informasi: memeriksa apakah isi teks lengkap dan akurat berdasarkan pengetahuan umum.
  • Menilai kesesuaian kutipan: memilih kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan suasana atau karakter.
  • Menanggapi isi teks: menyampaikan kesan atau refleksi terhadap pesan penulis.

Kenali Bentuk Soalnya

TKA dikerjakan berbasis komputer (CBT), jadi bentuk soalnya tidak hanya pilihan ganda biasa dengan opsi A sampai E. Ada tiga format yang perlu kamu pahami.

1. Pilihan Ganda Biasa (PG)

Kamu memilih satu jawaban paling tepat dari lima opsi. Bentuk ini bisa dipakai untuk soal makna frasa, ide pokok, atau detail peristiwa.

2. Pilihan Ganda Kompleks Kategori (PGK Kategori)

Kamu akan mendapat tabel pernyataan lalu memilih kategori yang sesuai. Misalnya, membedakan Similarity dan Difference, atau mengelompokkan kegiatan ke Preparation dan Breaks.

3. Pilihan Ganda Kompleks Jawaban Jamak (PGK MCMA)

Pada Multiple Choice Multiple Answer (MCMA), jawaban benarnya bisa lebih dari satu. Kamu perlu mencentang semua pilihan yang tepat. Perhatikan instruksinya, misalnya: “There is more than one correct answer. Click on every correct answer!”

Contoh Penerapan Kisi-Kisi pada Model Soal

Supaya lebih kebayang, berikut empat contoh model teks yang dirilis Pusmendik dan kemampuan yang diuji.

Contoh 1: Teks Naratif (Cerita Rakyat)

Soal memakai legenda Raja Hung Vuong VI yang mencarikan jodoh untuk putrinya. Calonnya adalah Dewa Gunung, Son Tinh, dan Dewa Air, Thuy Tinh.

  • Membuat kerangka: memilih urutan cerita yang benar, dari sayembara sampai konflik Son Tinh dan Thuy Tinh yang menjelaskan asal-usul musim muson di Vietnam.
  • Sebab-akibat: menjawab pertanyaan seperti “Why did Thuy Tinh attack Son Tinh after the wedding?” dengan menyimpulkan rasa iri dan dendam karena kalah.
  • Pesan moral (PGK MCMA): memilih lebih dari satu nilai positif, misalnya menerima kekalahan dengan lapang dada (accept defeat gracefully) dan bersikap adil dalam kompetisi.

Contoh 2: Infografik Edukasi

Soalnya berbentuk gambar tentang etika dan cara memanfaatkan ruang perpustakaan sekolah dengan baik.

  • Klasifikasi: mengelompokkan peregangan tubuh sebagai breaks, sedangkan menyiapkan buku referensi sebagai preparation.
  • Target pembaca: menyimpulkan bahwa panduan itu ditujukan untuk siswa di sekolah tersebut.

Contoh 3: Teks Recount tentang Dunia Kerja

Bacaannya berupa cerita reflektif seorang siswa saat magang di klub olahraga (internship experience).

  • Informasi eksplisit: mengenali rutinitas pagi penulis, seperti bangun lebih awal, datang tepat waktu, dan mengikuti arahan pelatih.
  • Karakter tokoh: menentukan sifat penulis dari tindakannya saat cepat mengambil kotak P3K untuk atlet yang cedera, misalnya bertanggung jawab dan sigap membantu.

Contoh 4: Analytical Exposition tentang Media Sosial

Teks argumentatif ini membahas dampak kecanduan media sosial terhadap kesehatan psikologis dan kualitas tidur remaja.

  • Menilai argumen pendukung: menentukan data yang dapat memperkuat tulisan, seperti hasil riset tentang kecemasan remaja atau pendapat psikolog.
  • Fakta atau opini: membedakan pendapat penulis dari pernyataan yang didukung alasan atau bukti, termasuk soal perbandingan diri akibat foto berfilter.

Baca Juga: Kisi Kisi Materi TKA Ekonomi SMA

Tips Belajar Menghadapi TKA Bahasa Inggris

Memahami kisi-kisi saja belum cukup. Karena tes ini mengandalkan kemampuan membaca dan bernalar, coba terapkan beberapa kebiasaan berikut.

1. Baca Bahasa Inggris 15 Menit Setiap Hari

Pilih teks pendek dengan struktur yang jelas, misalnya artikel sains populer, berita edukasi, atau esai opini ringan. Kebiasaan ini membantu kamu memahami kalimat majemuk tanpa harus menerjemahkan setiap kata ke bahasa Indonesia.

2. Tebak Arti Kata dari Konteks

Kalau menemukan kata baru, jangan langsung membuka penerjemah. Baca kalimat sebelum dan sesudahnya untuk mencari petunjuk konteks (contextual clues). Makna frasa dalam konteks paragraf memang sering diuji di TKA.

3. Latih Ringkasan dan Ide Pokok

Setelah membaca teks, tanyakan tiga hal pada diri sendiri: apa topik utamanya, mengapa penulis membahasnya, dan apa kesimpulan akhirnya? Latihan sederhana ini melatih pemahaman inferensial dan kemampuan membuat kerangka.

4. Teliti Membaca Instruksi di Layar

Jangan sampai paham bacaan tetapi kehilangan poin karena salah format jawaban. Pada soal MCMA, misalnya, kamu harus memilih semua jawaban benar. Selalu cek apakah soal meminta satu jawaban atau beberapa jawaban sebelum lanjut ke nomor berikutnya.

FAQ TKA Bahasa Inggris SMA/MA

Apakah grammar seperti tenses dan passive voice diujikan terpisah?
Tidak ada bagian khusus untuk mengisi rumus tata bahasa. Meski begitu, kamu tetap perlu memahaminya agar bisa mengikuti alur waktu serta hubungan sebab-akibat dalam bacaan.

Berapa jumlah soal TKA Bahasa Inggris?
Jumlah soal mengikuti ketentuan resmi penyelenggara. Karena itu, pantau informasi terbaru dari Pusmendik atau sekolahmu. Contoh soal dalam kerangka asesmen dapat dipakai sebagai bahan latihan untuk mengenali kompetensi dan format soal.

Apakah teksnya panjang dan sulit?
Teks dirancang cukup proporsional, sekitar 200–350 kata. Kosakatanya berada di level CEFR A2–B1, yaitu kata-kata umum yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari dan konteks sekolah.

Kesimpulan

TKA Bahasa Inggris SMA/MA 2026 tidak perlu dianggap menakutkan. Kuncinya adalah membaca secara aktif, jeli menangkap ide pokok, dan teliti memahami bentuk soal.

Mulai biasakan membaca teks berbahasa Inggris secara rutin dan coba perhatikan sudut pandang penulisnya. Kalau kamu sudah memahami kisi-kisi resmi Pusmendik dari awal, persiapan belajar akan terasa lebih terarah. Selamat belajar!


Sumber Referensi:
Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SMA/MA/SMK/MAK Mata Pelajaran Wajib Bahasa Inggris, Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tautan: https://pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/tka/view/mata-pelajaran-wajib/sma/bahasa-inggris

Artikel Terkait Lainnya

Back to top button