close
TKA

Materi dan Sub Materi TKA Bahasa Indonesia SD MI

Menghadapi TKA (Tes Kompetensi Akademik) tahun 2026, ada satu kunci utama yang perlu Bapak/Ibu Guru dan Orang Tua pegang: Fokusnya adalah Keterampilan Membaca (Literasi).

Jadi, bukan sekadar menghafal teori tata bahasa, tapi bagaimana anak-anak mampu menyelami sebuah bacaan. Soal-soal nanti akan banyak menyajikan teks, dan dari sana kemampuan siswa akan diuji.

Berikut adalah bedah materi dan kompetensi yang perlu dipersiapkan:

1. Jenis Bacaan (Muatan Teks)

Anak-anak akan dihadapkan pada dua “menu utama” bacaan. Penting untuk membiasakan mereka dengan kedua jenis ini:

  • Teks Informasi (Fakta) Ini adalah bacaan non-fiksi. Isinya berupa fakta-fakta sederhana. Topiknya bisa beragam, mulai dari isu di lingkungan sekitar (skala lokal) hingga berita yang lebih luas (skala nasional). Tujuannya agar siswa melek informasi nyata.
  • Teks Fiksi (Sastra) Ini adalah cerita rekaan. Bisa berupa cerita fantasi murni, atau cerita yang mengambil dasar fakta (seperti sejarah/biografi) tapi dikemas secara fiksi.
    • Ciri khas di soal nanti: Latar tempat/waktunya konkret (jelas), penokohannya sederhana (tokoh datar/tidak kompleks), dan biasanya hanya memiliki satu konflik tunggal.

2. Apa Saja yang Diujikan? (Kompetensi)

Ketika membaca kedua jenis teks di atas, kemampuan apa yang dinilai? Ada tiga level pemahaman:

Level 1: Pemahaman Tekstual (Dasar) Di sini, siswa diminta menjadi “detektif mata”. Jawabannya sudah tertulis jelas di dalam teks.

  • Mengidentifikasi informasi yang tersurat (eksplisit).
  • Memahami makna kosakata sulit dalam bacaan.
  • Menyusun ulang urutan informasi.

Level 2: Pemahaman Inferensial (Menengah) Siswa diminta menjadi “detektif pemikir”. Jawabannya tidak tertulis langsung, tapi harus disimpulkan.

  • Menemukan ide pokok paragraf.
  • Menyimpulkan sifat atau karakter tokoh.
  • Memahami makna ungkapan atau kiasan.
  • Menarik informasi yang tersirat (implisit).

Level 3: Evaluasi dan Apresiasi (Lanjutan) Ini level tertinggi. Siswa diajak untuk “mengkritisi” atau menghubungkan bacaan.

  • Menilai apakah isi teks tersebut relevan/nyambung dengan kehidupan sehari-hari mereka.
  • Menilai kesesuaian unsur-unsur di dalam teks (apakah logis, apakah gambarnya mendukung teks, dsb).

Perbanyak latihan membaca dengan variasi topik. Ajak anak diskusi setelah membaca satu artikel berita anak atau satu cerpen: “Menurut kamu, kenapa tokoh A melakukan itu?” atau “Kira-kira kejadian ini mirip nggak sama kejadian di sekolah?”

Semoga bedah materi ini membantu persiapan TKA 2026!

Back to top button