Kurikulum 2013Kurikulum MerdekaPKN Kelas 7Rangkuman Materi Sekolah Lengkap

Rangkuman Bab 4 Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika PPKN Kelas 7

Rangkuman Bab 4 Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika – Berikut ini adalah ringkasan materi PPKN Bab 4 Kelas 7 Kurikulum 2013. Kita juga akan update materi-materi PPKn kelas 7 Kurikulum Merdeka. Materi PPKN Kelas 7 Yang mungkin kamu tertarik untuk membacanya.

Ringkasan PPKN Bab 4 Kelas 7:

  • Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk, yaitu masyarakat yang memiliki berbagai keberagaman. Keberagaman masyarakat Indonesia berupa keberagaman suku bangsa, budaya, ras, agama, kepercayaan, dan antargolongan. 
  • Keberagaman masyarakat Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:
    • Letak strategis Indonesia
    • Kondisi negara kepulauan
    • Perbedaan kondisi alam
    • Keadaan transportasi dan komunikasi
    • Penerimaan masyarakat terhadap perubahan
  • Suku bangsa sering disebut juga etnik.
  • Menurut Koentjaraningrat, suku bangsa berarti sekelompok manusia yang memiliki kesatuan budaya dan terikat oleh kesadaran dan identitas tersebut.
  • Ciri ciri mendasar yang membedakan suku bangsa satu dengan lainnya adalah :
    • Bahasa daerah
    • Adat istiadat
    • Sistem kekerabatan
    • Kesenian daerah
    • Tempat asal
  • Keberagaman agama di Indonesia disebabkan oleh bangsa lain yang berdatangan untuk berdagang di Indonesia. Selain berdagang, mereka juga menyebarkan agama.
  • Agama yang ada di Indonesia antara lain:
    • Islam, beribadah di masjid.
    • Kristen dan Katolik, beribadah di gereja.
    • Hindu, beribadah di pura.
    • Budha, beribadah di vihara.
    • Konghucu, beribadah di klenteng.
  • Ras berasal dari bahasa Inggris yaitu race.
  • Menurut Undang Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, ras adalah golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik dan garis keturunan.
  • Beberapa ras yang ada di Indonesia:
    • Ras Malayan-Mongoloid, berada di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan dan Sulawesi.
    • Ras Melanesoid, berada di Papua, Maluku dan Nusa Tenggara Timur.
    • Ras Asiatic Mongoloid, ras ini tersebar di seluruh Indonesia.
    • Ras Kaukasoid.
  • Menurut Syarif Moeis (2008), struktur masyarakat Indonesia ditandai dengan dua ciri. Yaitu secara horizontal dan secara vertikal.
  • Secara horizontal ditandai dengan kenyataan adanya kesatuan-kesatuan sosial berdasarkan perbedaan-perbedaan suku bangsa, agama, adat istiadat, dan kedaerahan.
  • Secara vertikal ditandai dengan adanya lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam.
  • Faktor penyebab keberagaman yaitu : 
    • Letak strategis wilayah Indonesia, yaitu diantara dua Samudra Pasifik dan Samudra Indonesia, serta dua benua Asia dan Australia mengakibatkan wilayah Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional, yang tidak hanya membawa komoditas dagang, tetapi juga pengaruh kebudayaan mereka terhadap budaya Indonesia
    • Kondisi negara kepulauan, Negara Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang terpisah-pisah. Keadaan ini menghambat hubungan antarmasyarakat dari pulau yang berbeda. Setiap masyarakat di kepulauan mengembangkan budaya masing-masing, sesuai dengan tingkat kemajuan dan lingkungannya
    • Perbedaan kondisi alam, Masyarakat di daerah pantai berbeda dengan masyarakat pegunungan, seperti perbedaan bentuk rumah, mata pencaharian, makanan pokok, pakaian, kesenian, bahkan kepercayaan
    • Keadaan transportasi dan komunikasi, Kemajuan sarana transportasi dan komunikasi membawa masyarakat mudah berhubungan dengan masyarakat lain, meskipun jarak dan kondisi alam yang sulit
    • Penerimaan masyarakat terhadap perubahan, Ada masyarakat yang mudah menerima orang asing atau budaya lain, seperti masyarakat perkotaan. Ada juga sebagian masyarakat tetap bertahan pada budaya sendiri
    • Kepulauan mengandung makna banyaknya pulau-pulau, sedangkan kenusantaraan menyangkut keseluruhan lingkup konektivitas perairan dan daratan antar pulau dalam kepulauan tersebut. Pembangunan harus ditempatkan dalam konteks satu kesatuan pulau yang saling terhubung satu sama lain.
  • Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia, negara kepulauan artinya negara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup pulau-pulau lain.
  • Negara kepulauan menyebabkan banyaknya keberagaman, namun keberagaman tersebut bukanlah unsur perpecahan namun justru yang menciptakan kesatuan bangsa. Hal tersebut sesuai dengan semboyan negara kita Bhinneka Tunggal Ika.
  • Ras adalah golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik dan garis keturunan. Setiap manusia memiliki perbedaan ras dengan manusia lainnya karena adanya perbedaan ciri- ciri fisik, seperti warna kulit, warna dan bentuk rambut, bentuk muka, ukuran badan, bentuk badan, bentuk dan warna mata, dan ciri fisik yang lain.
  • Kalimat Bhinneka Tunggal Ika dapat ditemukan dalam Kitab Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Tantular.
  • Ras masyarakat Indonesia yaitu : 
    • Ras Malayan – Mongoloid yang ada di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi 
    • Ras Melanesoid yang ada di Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur 
    • Ras Asiatic Mongoloid seperti orang Tionghoa, Jepang, dan Korea. Ras ini tersebar di seluruh Indonesia 
    • Ras Kaukasoid, yaitu seperti orang India, Timur Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika.
  • Bhinneka Tunggal Ika mengandung makna bahwa walaupun bangsa Indonesia terdiri atas macam suku bangsa, adat istiadat, ras dan agama yang beraneka ragam namun keseluruhannya merupakan suatu persatuan dan kesatuan.
  • Macam-macam perilaku toleran:
    •  Perilaku Toleran dalam Kehidupan Beragama.
      • Beberapa bentuk perilaku toleran dalam kehidupan beragama:
      • Melaksanakan ajaran agama yang dianutnya dengan baik dan benar.
      • Menghormati agama yang diyakini orang lain.
      • Tidak memaksakan keyakinan agama yang dianutnya kepada orang lain.
      • Toleran terhadap pelaksanaan ibadah yang dianut pemeluk agama lain.
    • Perilaku Toleran Terhadap Keberagaman Suku dan Ras di Indonesia.
      • Salah satu cara untuk melakukan tindakan toleran adalah berperilaku baik kepada orang lain tanpa memandang berbagai perbedaan tersebut.
  •  Perilaku Toleran Terhadap Keberagaman Sosial Budaya.
    • Sebagai pelajar, perilaku dan semangat kebangsaan dalam mempertahankan keberagaman budaya bangsa dapat dilaksanakan dengan :
    • Mengetahui keanekaragaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.
    • Mempelajari dan menguasai salah satu seni budaya sesuai dengan minat dan kesenangannya.
    • Merasa bangga terhadap budaya bangsa sendiri.
    • Menyaring budaya asing yang masuk kedalam bangsa Indonesia.

Kamu juga dapat mengakses seluruh materi PPKn kelas 7 gratis di Kampusimpian.com. Akses juga Rangkuman Materi Sekolah kelas 7 SMP/MTS Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Semoga bermanfaat ya ringkasannya, jangan lupa share ke teman-temanmu juga ya.

Back to top button