A. Pengukuran Panjang
Satuan panjang baku digunakan untuk mengukur jarak atau tinggi benda secara presisi.
Tangga Satuan Panjang:
km (kilometer) → hm → dam → m (meter) → dm → cm → mm (milimeter)
Setiap turun 1 tangga dikali 10.
Setiap naik 1 tangga dibagi 10.
km (kilometer) → hm → dam → m (meter) → dm → cm → mm (milimeter)
Setiap turun 1 tangga dikali 10.
Setiap naik 1 tangga dibagi 10.
Contoh: 1 km = 1.000 m. 1 m = 100 cm.
B. Pengukuran Volume (Isi)
Digunakan untuk mengukur banyaknya zat cair atau ruang yang ditempati suatu benda.
Tangga Satuan Volume (Liter):
kl (kiloliter) → hl → dal → l (liter) → dl → cl → ml (mililiter)
Setiap turun 1 tangga dikali 10.
Setiap naik 1 tangga dibagi 10.
kl (kiloliter) → hl → dal → l (liter) → dl → cl → ml (mililiter)
Setiap turun 1 tangga dikali 10.
Setiap naik 1 tangga dibagi 10.
Ingat! 1 Liter = 1 dm³
1 ml = 1 cm³ (cc)
1 ml = 1 cm³ (cc)
C. Pengukuran Berat
Digunakan untuk mengukur massa suatu benda.
Tangga Satuan Berat:
kg (kilogram) → hg (ons) → dag → g (gram) → dg → cg → mg (miligram)
Setiap turun 1 tangga dikali 10.
kg (kilogram) → hg (ons) → dag → g (gram) → dg → cg → mg (miligram)
Setiap turun 1 tangga dikali 10.
Satuan lain: 1 Ton = 1.000 kg, 1 Kuintal = 100 kg.
D. Pengukuran Waktu
Satuan waktu tidak menggunakan sistem desimal (kelipatan 10), melainkan sistem khusus.
- 1 Menit = 60 Detik
- 1 Jam = 60 Menit
- 1 Hari = 24 Jam
- 1 Minggu (Pekan) = 7 Hari
- 1 Bulan ≈ 30 Hari
- 1 Tahun = 12 Bulan
E. Kecepatan (Laju Perubahan)
Kecepatan adalah perbandingan antara jarak yang ditempuh dengan waktu tempuhnya.
Kecepatan = Jarak / Waktu
Jarak = Kecepatan × Waktu
Waktu = Jarak / Kecepatan
Jarak = Kecepatan × Waktu
Waktu = Jarak / Kecepatan
Contoh: Sebuah mobil menempuh jarak 60 km dalam waktu 2 jam. Maka kecepatannya adalah 60 km / 2 jam = 30 km/jam.
F. Penaksiran Ukuran
Penaksiran adalah memperkirakan hasil pengukuran atau operasi hitung mendekati nilai sebenarnya.
- Taksiran Atas: Membulatkan ke atas (contoh: 2,3 menjadi 3).
- Taksiran Bawah: Membulatkan ke bawah (contoh: 2,7 menjadi 2).
- Taksiran Terbaik: Membulatkan sesuai aturan pembulatan (0-4 ke bawah, 5-9 ke atas). Contoh: 2,4 menjadi 2; 2,6 menjadi 3.