Pengembangan Diri

5 Dampak Buruk dari Kecanduan Bermain Gadget

Hampir semua orang sekarang tidak pernah bisa lepas dari gadget di tangannya. Bahkan hampir setiap detik jam mereka selalu menggenggam ponselnya kemanapun mereka pergi.

Sejak buka mata hingga beranjak tidur mereka seolah bergantung pada gadget. Bahkan beberapa diantaranya akan panik ketika ponselnya ketinggalan di rumah atau habis batre. Ketergantungan ini, membuat dampak buruk pada kehidupan sosial kita sendiri.

Baca Juga: 5 Alasan Ini Menyebabkan Hidup KamuTerasa Berat

Memiliki gadget seperti smartphone, saat ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa. Generasi tua, muda, bahkan anak-anak, sudah sangat akrab dengan teknologi yang satu ini. Main hp sudah jadi salah satu rutinitas yang wajib.

Orang yang kecanduan gadget mungkin tidak menyadari bahwa dirinya sudah mengalami masalah kesehatan akibat terlalu sering menggunakan benda tersebut. Padahal, dampaknya tidak main-main bagi kesehatan. Kecanduan gadget berkaitan erat dengan kecanduan internet. Hal ini karena kebanyakan tontonan, game, atau fitur menarik di gadget yang sering digunakan dapat dengan mudah diakses melalui internet.

Baca Juga: Alasan Kenapa Mengenal Kesehatan Mental itu Penting?

Seseorang dikatakan sudah kecanduan gadget apabila sebagian besar waktunya dihabiskan untuk menggunakan gadget, seperti smartphone, tablet, laptop, atau portable gaming device. Istilah untuk kondisi ini adalah nomophobia, yang berarti ketakutan untuk aktivitas sehari-hari tanpa smartphone maupun gadget.

Siapa pun yang kecanduan gadget dapat mengalami berbagai efek buruk, tidak peduli usia dan profesinya. Ada beberapa dampak yang dapat muncul akibat kecanduan gadget tersebut.

1. Nyeri Di Bagian Tubuh Tertentu

Orang yang sudah kecanduan gadget mungkin tidak menyadari bahwa lehernya sering tertekuk dan jari-jari tangannya tidak berhenti mengetik di layar smartphone. Hal ini membuat mereka rentan mengalami sakit leher, nyeri bahu, serta nyeri pada jari-jari dan pergelangan tangan. Bahkan mengalami kesemutan pada tangan kalo terlalu lama memegang gadget.

2. Gangguan Pada Mata

Karena terlalu lama menatap layar handpone, mata bisa menjadi bermasalah. Beberapa masalah pada mata yang berisiko terjadi pada pecandu gadget adalah mata lelah, mata kering, dan penglihatan terganggu. Hindari bermain gadget sejam sebelum kamu tidur supaya mata kamu tidak sakit saat bangun.

3. Kurang Tidur

Pecandu gadget sering kali rela begadang, sehingga kualitas dan waktu tidurnya berkurang. Jika dibiarkan berkepanjangan, hal ini dapat menyebabkan gangguan tidur. Masalah kesehatan ini bisa meningkatkan risiko terjadinya obesitas, diabetes, penyakit jantung, bahkan infertilitas.

Karena kurang tidur, pecandu gadget akan sulit berkonsentrasi dan mengalami kelelahan sepanjang hari. Hal ini dapat meningkatkan risiko cedera atau kecelakaan saat bekerja.

4. Depresi Dan Gangguan Kecemasan

Menghabiskan waktu menatap layar handphone selama ber jam-jam berhubungan dengan diagnosis depresi dan kecemasan. Depresi dan kecemasan itu bisa bersumber dari perasaan kesepian bila gadget-nya ditarik, cemas akan kekalahan saat bermain game online, cemas untuk selalu memeriksa gadget, maupun akan teman dan relasi sosial di dunia maya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak waktu dengan media sosial berkorelasi dengan lebih banyak masalah kesehatan mental. Gangguan tidur, emosional anak muda di media sosial diprediksi memberikan hasil yang lebih negatif.

5. Tidak Lagi Memiliki Persahabatan Secara Nyata

Ini yang jadi masalah jika semuanya bisa dilakukan secara online, terkadang membuat kita males kumpul bareng teman lagi karena masih bisa ketemuan lewat vidcon. Kenyataannya, sebagian besar anak muda memperluas persahabatan dari dunia nyata ke dunia online. Persahabatan online ini biasanya mencerminkan kualitas yang serupa dengan persahabatan offline mereka juga.

Untuk mengurangi dan mengatasi kecanduan gadget, memang diperlukan kedisiplinan. Namun, hal ini penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri kamu serta orang lain.

Apabila kamu masih juga sulit terlepas dari ketergantungan pada gadget, terutama jika hal ini sudah menimbulkan kesulitan dalam menjalani aktivitas dan pekerjaan sehari-hari, sebaiknya kamu berkonsultasi ke psikolog atau psikiater untuk mendapatkan bantuan.

Back to top button
error: