Gaya HidupPengembangan Diri

3 Cara Menghadapi Kegagalan yang Baik

3 Cara Menghadapi Kegagalan yang  Baik – Pernah nggak sih kamu mengalami suatu kejadian yang tidak mengenakkan dan kejadian itu terulang lagi? Banyak yang meyakini bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Akan selalu ada hikmah disetiap kejadian. Gagal bisa datang dalam segala bentuk dan ukuran, dan itu bisa berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya.

Baca Juga: 4 Tips Mengatasi Rasa Tidak Berharga

Misalnya gagal dalam belajar, gagal dalam meraih angka atau nilai yang tinggi, gagal dalam berkarir, gagal dalam mencari jodoh, gagal dalam membangun keluarga bahagia, gagal dalam sebuah pertandingan, dan masih banyak lagi, semuanya itu sudah menjadi hakikat kehidupan manusia sebagai makhluk yang jauh dari kata sempurna.

Kegagalan demi kegagalan yang dialami seseorang tak jarang menimbulkan kekecewaan yang mendalam, hingga hilangnya kepercayaan diri. Gagal menjadi kata yang ditakuti sehingga setiap orang berusaha menjauhinya. Kegagalan diibaratkan jurang yang memisahkan antara harapan dan kenyataan.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Mengatasi Rasa Minder

Tidak akan ada keberhasilan tanpa kegagalan, karena keduanya tak bisa dipisahkan. Keberhasilan tidak harus tercapai hanya dengan sekali mencoba. Dengan begitu, sangat wajar jika banyak orang yang mengalami kegagalan sebelum akhirnya bisa meraih kesuksesan. Apakah kita kalah dengan kegagalan dan berhenti mencoba, atau kita akan terus bangkit meskipun kita gagal berkali-kali, atau ada opsi lain yang bisa kita lakukan?

Kamu bisa melakukan refleksi diri sebagai cara belajar dari pengalaman. Terus gimana sih caranya refleksi diri ini?

1. Menulis Jurnal

Cara yang paling efektif untuk refleksi diri adalah dengan membuat jurnal. Tulisan ini bebas kamu mau dalam bentuk apa aja. Isinya yaitu menegenai deskripsi kegiatan kejadian yang sudah terjadi dan bagaimana reaksimu terhadap kejadian tersebut. Gak usah mikir harus beli jurnal, kamu bisa nulis ini di buku harian, di note hp, bikin grup wa yang isinya kamu sendiri juga bisa. Disana kamu bisa melimpah kan semua kejadian-kejadian yang telah kamu alami seharian dan gimana perasaan kamu dengan kejadian itu. Setelah ditulis kamu bisa baca ulang dan refleksi kan segala hal yang telah kamu tulis itu.

Pastinya ada banyak hal yang bisa kamu dapat dari menulis jurnal tersebut. Misalnya nih kamu bisa memahami pola prilakumu, kamu juga tau apa sih yang bikin kamu sedih dan senang, kamu juga bisa melihat masalah apa yang sulit diselesaikan dengan baik. Intinya ini sangat membantu kamu untuk memahami siapa diri kamu sebenarnya.

2. Memikirkan Pengalaman Hidup

Gimana sih maksudnya? Jadi kamu bisa menyiapkan suatu waktu tapi biasanya waktu yang pas saat seperti ini adalah malam, nah disitu kamu mulai menyiapkan pertanyaan-pertanyaan kediri kamu sendiri, contohnya apasih yang saya pelajari hari ini? dan kenapa saya merasa seperti ini?, sudah maksimalkah yang saya lakukan hari ini? dan apasih yang bisa saya lakukan untuk memperbaiki kesalahan hari ini supaya tidak terulang lagi? Dengan cara ini kamu bisa memastikan apa aja yang terjadi pada diri kamu dan kamu bisa memaknai nya secara logis.

3. Identifikasi Tingkah Laku Yang Mau Diubah

Lakukan lah perubahan-perubahan kecil supaya masalah yang kemaren tidak terulang lagi. Sebenarnya mengubah diri itu adalah proses yang cukup panjang dan itu tidak akan pernah berhenti karena kita akan terus refleksi diri disepanjang proses kehidupan. Untuk itu kamu bisa melakukannya secara perlahan dan yakin kalo kamu pasti bisa.

Itulah cara refleksi diri yang bisa kamu coba. Aktivitas ini sebenarnya sangat bermanfaat, tapi mungkin masih ada yang belum sadar akan manfaatnya sehingga tidak dilakukan. Dengan melakukan ini kamu bisa mencegah kegagalan yang berulang.

Tingkat kesuksesan kamu tergantung pada diri kamu sendiri. Apa yang kamu mampu kerahkan dalam hidup adalah apa yang kamu akan dapat dari hidup. kamu tidak bisa meminjam, meminta, atau mencuri kesuksesan orang lain. Kegagalan paling abadi adalah kegagalan untuk mulai bertindak. Bila kamu sudah mencoba dan ternyata gagal, kamu memperoleh sesuatu yang bisa dipelajari dan mungkin dicoba kembali. kamu tidak akan pernah gagal bila kamu terus berusaha.

Back to top button