Pengembangan Diri

3 Tips Agar Kamu Mudah Mendapat Kerja

Apa kabar kuliahmu? Apakah sudah disemester akhir saat ini? Dan tidak tahu akan berencana melanjutkan pekerjaan kemana, dan merasa takut diri tidak siap melalui masa transisi dari dunia kuliah ke dunia kerja, Atau sedang difase nganggur karena masih fresh graduate? Namun, sedang bingung mau kerja dimana dan apakah akan diterima dengan mudah? Lalu, apakah dunia kerja itu begitu menyeramkan?

Baca Juga: 4 Langkah Untuk Kamu Agar Sukses Lebih Cepat

Banyak riset yang telah membuktikan bahwa mayoritas fres gradute mencemaskan persoalan karir berupa persaingan dalam mendapatkan pekerjaan, perbedaan suasana kerja dengan suasana kehidupan kampus yang sangat berbeda, lalu minim akan pengalaman bekerja, dan tuntutan langsung bekerja yang sangat tinggi. Yap, sebenarnya kecemasan itu semua merupakan hal wajar yang dialami setiap fresh graduate, dan ada solusi yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kecemasan tersebut dengan cara mengikuti magang yang dapat menambah pengalaman kerjamu didunia industri dan mencoba untuk mencari informasi kemampuan pada bidang apa yang dapat membantumu untuk memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Kamu Lebih Memilih Pindah Kerja atau Bertahan?

Perlu dipahami terlebih dahulu mengenai pentingnya kemampuan kompetensi dalam berkarir, karena kompetensi – kompetensi tersebut akan membantu kinerjamu menjadi jauh lebih baik. berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Mark Murphy seorang penulis dari Hiring for Attitude menyatakan bahwa sebanyak 46% dari 20.000 pekerja yang datanya dia kumpulkan telah mengalami kegagalan dalam mendapatkan pekerjaan selama 18 bulan, dan 11% dari yang gagal itu disebabkan oleh kurangnya kemampuan dasar yang dimilikinya. So, kurangnya kemampuan dasar atau kompetensi sangat memicu kamu untuk ketinggalan dalam dunia kerja, performa jadi menurun dan menjadi susah untuk mendapatkan kerja.

Baca Juga: 3 Tips Menentukan Pilihan dengan Tepat

Terdapat 3 kompetensi karir umum yang telah dirangkum oleh seorang profesor karir bernama Jos Akkermans yang perlu dimiliki olehmu untuk memasuki dunia kerja.

1. Reflective Career Competencies

Reflective ini merupakan kemampuan diri dalam mengenali diri sendiri. Jika benar – benar dipahami, refleksi ini merupakan tentang ‘mengetahui kenapa?’ yang intinya, kamu tahu kenapa minat pada suatu pekerjaan, tahu kenapa kita ingin bekerja secara maksimal dengan kelebihan yang dipunya dan masih banyak lagi. Terdapat dua jenis pada refleksi ini, yaitu refleksi motivasi dan refleksi kualitas. Mengenai refleksi motivasi merupakan kesadaran terkait nilai – nilai yang dipegang, misalnya kamu menyadari pekerjaan yang membuat kamu nyaman sesuai dengan kemampuan yang sudah kamu pegang. Sedangkan refleksi kualitas merupakan kemampuan kamu mengetahui hal apasaja yang dapat membantumu dalam memberikan kontribusi yang maksimal terhadap pekerjaan yang kamu lakukan.

2. Communicative Competencies

Kemampuan komunikasi ini merupakan kemampuan dalam berkomunikasi secara efektif, yaitu kemampuan dalam menerima kritik, kemampuan memberikan saran, kemampuan dalam mencari petunjuk dari oran lain. Kemampuan komunikasi ini juga terbagi dalam dua bagian, yaitu networking dan dan self-profiling. Networking merupakan kemampuan dalam membangun dan mempertahankan hubungan dengan baik rekan kerja, kemudian self-profiling merupakan kemampuan untuk mengkomunikasikan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan pribadi ke pasar tenaga kerja, kolega, dan atasan.

3. Behavioral Competencies

Kemampuan ini merupakan kemampuan yang berpengetahuan dalam membentuk karir secara maksimal. Kemampuan ini membuat kamu mengetahui bagaimana caranya menggunakan kualitas diri untuk membuat jalur karir yang mulus.

Nah, untuk meningkatkan kemampuan reflektif diatas, yang pertama pada communicative reflektif kamu dapat melakukan dengan dua cara pendekatan, pendekatan pertama dengan cara menyampaikan point pokok pada pembicaraan terlebih dahulu, kemudian baru kamu menjelaskan konteksnya. Kemudian, pendekatan yang kedua yaitu menjelaskan konteks dari poin terlebih dahulu baru simpulkan poin dari argumen yang telah disampaikan. Namun, dengan cara pendekatan kedua ini sering membuat orang mengalami kesalahan, karena setelah menjelaskan konteks argumen dan ditengah – tengah argumen kamu hilang arah dan kesulitan mengkerucutkan poin inti dari argumen dan yang bisa menjadi solusi gunakanlah pendekatan pertama.

Berikutnya, untuk meningkatkan kemampuan behavioral competencies kamu dapat dengan melakukan tacit knowledge yaitu mengenai bagaimana caranya kamu bisa berdaptasi dengan cepat didunia kerja. Cara untuk meningkatkan tacit knowledge ini dapa kamu lakukan dengan tiga hal; observasi orang yang sudah melakukan, kemudian bekomunikasi sebanyak – banyaknya dengan orang dapat menuntunmu, dan kamu lakukan sendiri. Nah, dengan itu kamu dapat memiliki pengalaman yang banyak, ingatlah bahwa pengalaman sangat penting bagi kamu untuk banyak belajar dan terjun kedunia.

Thanks, semoga bermanfaat.

Back to top button
error: