Pengembangan Diri

Cara Muda Berdamai Dengan Masa Lalu Kamu

Bagaimana kabar masa lalumu yang berupa pengalaman buruk? Yang mana pengalaman itu dapat berupa kekerasan dalam hubunganmu, atau kekerasan yang dilakukan orang tuamu, dan dapat pula itu berupa perlakuan buruk orang lain terhadapmu. Apakah itu masih membekas diingatanmu? Apa kamu masih terkurung dalam jeruji besi pengalaman burukmu dan tak bisa meninggalkannya? Hingga saat kamu mengingat atau teringat akan hal itu kamu masih begitu merasa kecewa, marah dan sedih. Itu artinya kamu belum berdamai dengan masa lalumu itu dan kamu masih menyimpan erat kotak ingatan itu dalam pikiranmu. Hal ini tentu buruk jika kamu masih saja terjebak dalam masa lalumu yang tidak mengenakkan itu, karena berdampak pada keberlangsungan hidupmu.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Berdamai Dengan Diri Sendiri

Ketahuilah, bahwa manusia memang memiliki kecenderungan untuk lebih mengingat suatu keburukan dibanding suatu kebaikan, lebih cenderung mengingat pengalaman buruk dibanding yang baik, ya terlebih lagi kesan stereotipe dari suatu pengalaman terbentuk maka lebih sulit untuk dipatahkan dengan pengalaman baik. Sehingga, kamu perlu resiliensi untuk bangkit dari masa lalumu, resiliensi itu sendiri merupakan kemampuan seseorang untuk pulih dari peristiwa menyedihkan dan penuh tantangan yang terjadi didalam kehidupannya. Jadi, individu membutuhkan resiliensi dari pengalaman buruk dan emosi negatif yang sulit dihilangkan. Selebihnya, dengan resiliensi kamu dapat belajar dari pengalaman negatifmu dan dan memanfaatkan kesulitan sebagai kesempatan untuk berkembang.

Baca Juga: 4 Cara Membangun Kepercayaan Diri Kamu

Mungkin ada yang bertanya mengapa perlu setiap individu menjadi sosok yang resilien? Yap, terdapat beberapa alasan untuk pertanyaan tersebut.

1. Resilien bermanfaat Untuk Kesehatan

Resilien akan memberikan dampak kesehatan bagi psikologis dan fisik seseorang. Suatu penelitian jangka panjang telah membuktikan bahwasannya resiliensi merupakan faktor yang dapat melindungi seseorang dari penyakit kronis dan depresi, dan resiliensi ini dapat kamu jadikan sebagai pelindung bagi kamu untuk tercegah dari dampak psikologis yang buruk berupa depresi, kecemasan, dan masalah mental lainnya .

2. Dapat Mengurangi Kecenderungan Berperilaku Resiko

Kamu dapat terkurangi dari berprilaku yang mempunyai resiko seperi merokok, minum alkohol berlebihan, dan menggunakan narkoba. Orang resilien mempunyai status kesehatan mental yang baik.

3. Siap Menghadapi Masa Depan

Dengan menjadi sosok yang resilien kamu dapat lebih menjadi fleksibel dalam menghadapi hal yang tidak diinginkan dan mendorong kamu untuk melakukan yang terbaik meski seberat apapun kehidupan yang kamu lalui. Kamu akan menjadi individu yang selalu siap menghadapi tantangan apapun yang hadir dimasa depan sekalipun itu adalah tantangan yang teramat berat.

Jadi, itulah mengapa kamu harus menjadi orang yang resilien. Oh ya, untuk kamu yang masih belum berdamai dengan masa lalu dan ingin menjadi resilien. Berikut tipsnya.

1. Terima semua emosi yang datang terkait masa lalu mu

Terima saja semua emosi yang datang menghampirimu, entah itu marah, kesal, kecewa, sedih atau emosi lainnya. Ya, kamu hanya perlu lakukan itu agar kamu dapat lebih berdamai dalam menerimanya, kamu dapat melakukannya dengan cara kamu melakukan mindfulness. kamu dapat mempraktekkan mindfulness dengan cara menulis jurnal atau sama dengan menulis diary, dan meditasi. Sehingga, kamu bisa terhindar dari overthinking dan kesehatan mentalmu dapat lebih terjaga.

2. Terima Perubahan yang Terjadi

Kamu harus menerima apapun yang terjadi setelah kamu berlalu dari masa lalumu itu. karena yang sudah terjadi tidak bisa diubah atau diperbaiki, kamu cukup terima saja perasaan – perasaan yang muncul dan setelah kamu bisa menerima perasaan tersebut dan kamu bisa merasakan perubahan – perubahan baru yang ada dalam hidupmu meskipun itu butuh waktu untuk  kamu bisa pulih kembali pada kondisi hidupmu yang normal.

3. Biasakan Hidup Sehat

Lakukan gaya hidup yang sehat karena kesehatan dan kondisi fisik yang prima dibutuhkan agar kamu bisa berdamai dengan masa lalu mu, lakukanlah olahraga yang cukup, makanan yang sehat dan hal ini menunjukkan bahwa kamu mencintai dirimu sendiri.

4. Temukan sosial supportmu

Temukanlah sosial support yang itu dapat berupa keluarga, pertemanan, tentang atau masih banyak lagi yang mana itu dapat meningkatkan proses pemulihanmu dari masa lalu. Tetap lakukan interaksi dengan orang – orang yang peduli denganmu.

5. Bentuk Tujuan Baru Untuk Masa Depanmu

Jika kamu membentuk tujuan baru untuk masa depanmu, ini akan membantu kamu untuk lebih terdorong menjadi fokus terhadap masa depan. Mantapkan satu tujuan yang realistis, dan bangun kebiasaan yang positif dan dapat membantu kamu mencapai tujuanmu.

Pengalaman buruk memang sulit untuk dihilangkan atau berdamai dengan masa lalu itu, satu – satunya cara yang dapat kamu lakukan untuk berdamai dengan masa lalu adalah dengan cara hadapi dan bukan menghindar. Bertahap kamu akan dapat hidup dengan bahagia setelah berdamai dengan masa lalu mu itu.

Thanks, Semoga Bermanfaat.

Tags
Back to top button
Close