Pengembangan Diri

Pentingnya Kamu Melawan Rasa Malas

Masih suka malas ga sih kalau mau melakukan sesuatu? Sepertinya iya. Karena rasa malas itu memang tak bisa dipungkiri sangatlah asik, bisa rebahan, santai – santai, dan terlebih lagi jika malas – malasan di kasur sekaligus gravitasi kasur begitu kuat, sehingga tarikan untuk tetap malas begitu besar. Tapi, malas ternyata berdampak buruk juga jika terlalu sering, dan ini menjadi kebiasaan yang sangat buruk. Coba kamu pikirkan, apakah feedback yang didapat dari malas? Tidak ada, bukan? Ya, tentu saja. Malas boleh saja dilakukan jika hanya sesekali, disesuaikan juga dengan aktivitas kita seharinya dan jika diri terasa sedang lelah, suntuk, boleh saja untuk malas – malasan seraya rebahan dan menonton drama. Tapi, ingat! Jangan terlalu berlama – lama dan terus – menerus.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Sifat Malas pada Diri Sendiri

Rasa malas adalah rasa yang harusnya menjadi lawan bagi diri kita, karena rentan sekali setiap pekerjaan menjadi fatal hanya karena malas meskipun itu hanya sedikit. Dampak dari rasa malas adalah terbengkalainya semua pekerjaan karena kita suka menunda – nunda “ah, entar ajalah ngerjainnya, masih ada waktu 2 jam lagi”, alhasil yang terjadi adalah semua pekerjaanmu yang tertunda menjadi menumpuk dan tidak terkontrol, bahkan ada saja yang bisa kehilangan pekerjaannya sendiri hanya karena malas. Nah, lho sangat disayangkan bukan? Jika pekerjaan bisa jadi taruhannya kalau malas.  Terlebih lagi jika kamu adalah seorang freelancer, kamu harus benar – benar bisa menyikapi rasa malas ini, karena kamu adalah bos bagi pekerjaan dan dirimu sendiri, dan kamu adalah orang yang mengelola dan mengatur jadwal pada pekerjaanmu. Jadi, jika kamu malas hanya akan menyebabkan pekerjaanmu tidak terselesaikan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Rasa Malas Kamu dengan Metode Woop

Boleh saja untuk berlaku malas ketika kamu tengah merasa begitu lelah dengan apa yang kamu kerjakan, karena ada saja waktunya kamu untuk merasa malas akan hal itu. mungkin bisa malas melakukan pekerjaanmu dan meninggalkan pekerjaanmu sementara dengan pergi bermain, atau nongkrong, menonton bioskop, ya kamu lakukan saja itu sebagai penghilang penat karena pekerjaan. Tetapi, jangan sampai kamu terlalu berlama – lama karena itu akan menjadi malas yang berkepanjangan hingga jadi kebiasaan. Karena, saya juga terkadang malas untuk menulis, atau mengerjakan tugas sehingga adakala saya ingin bermalas – malasan, ya saya lakukan itu dengan cara menonton youtube, drama, membaca webtoon. Itu semua saya lakukan dengan target waktu, jadi saya tentukan waktunya untuk bermalasan sekitar berapa menit atau berapa jam selagi itu tidak mengganggu keberlangsungan pekerjaan saya.

Solusi bagi kamu yang masih sering malas dan sudah menjadi pemalas akut dapat kamu sikapi dengan mengikuti cara ala ala orang jepang. Seperti yang kita ketahui sendiri, bahwa jepang adalah negara yang mana orang – orangnya sangat menjunjung tinggi semangat etos kerja, dan disiplin. Nah, kamu dapat mencoba melakukan hal – hal kecil yang sama setiap harinya, dan itu harus setiap hari secara kamu lakukan secara konsisten. Misalnya, saya setiap hari setidaknya membaca novel 2 halaman paling sedikit dan membuat satu bait puisi. Setiap hari saya lakukan secara rutin, sehingga dengan itu saya terbiasa untuk produktif dan jika tidak saya lakukan sama sekali, itu akan terasa seperti ada yang kurang dalam hidup saya. Saya melakukan itu agar tidak membuat diri saya menjadi malas, dan membaca novel serta membuat satu bait puisi setidaknya hal itu membuat otak saya bisa bekerja untuk berpikir dan kemampuan saya menulis tidak berkurang.

Dari kebiasaan kecil yang dilakukan dapat menggiring kamu pada level produktif yang lebih baik lagi sehingga kamu akan lebih mampu untuk melawan rasa malas yang menyerangmu. Maka, sebisa mungkin lawan rasa malasmu dengan melakukan hal – hal kecil terlebih dahulu, seperti saya yang awalnya hanya sebagai seorang penulis puisi hingga saat ini menjadi seorang penulis. Sungguh menarik bukan? Jadi, setidaknya dari hal kecil kamu dapat jadi lebih baik lagi hingga kedepannya secara bertahap.

Semog bermanfaat, Arigato Subete.

Tags
Back to top button
Close